PERENCANAAN PENULISAN TES HASIL BELAJAR
Makalah ini
dibuat guna memenuhi tugas Mata Kuliah Evaluasi PAI II
Dosen Pembimbing: Dr. Ahmad Zain Sarnoto, M.Pd
Oleh:
Nia Kholishotul Ummah
NPM: 201402862080072
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM ATTAHIRIYAH
JAKARTA 2017
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Wr. Wb
Puji syukur
kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayahNya. Sholawat
serta salam semoga tetap terlimpah pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan
ini saya telah menyelesaikan makalah syarat perencanaan dan penyusunan tes
evaluasi pembelajaran. Dalam makalah ini akan saya sajikan beberapa hal yang
terkait dengan syarat syarat perencanaan dan penyusunan tes evaluasi pembelajaran.
Kritik dan
saran kami harapkan untuk perbaikan makalah saya selanjutnya. Semoga makalah
ini bermanfaat khususnya bagi penyusun dan umumnya bagi pembaca sekalian.
Jakarta, july 2017
Penyusun
DAFTAR ISI
JUDUL..................................................................................................................... 0
KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI........................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A.
Latar belakang............................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah........................................................................................ 1
BAB II
PEMBAHASAN......................................................................................... 2
A.
Syarat
perencanaan tes evaluasi pembelajaran...................................................... 2
B.
Syarat-syarat
penyusunan tes.............................................................................................. 5
BAB III
PENUTUP................................................................................................. 8
A.
Kesimpulan.................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. 9
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Salah satu upaya dalam
meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pendidikan dapat dilakukan melalui sistem penilaian. Dalam penilaian
proses dan hasil belajar siswa di sekolah, aspek aspek yang berkenaan
dengan pemilihan alat penilaian, penyusunan soal, pengolahan dan interpretasi
data hasil penilaian, analisis butir soal untuk memperoleh kualitas soal yang
memadai,serta pemanfaatan data hasil penilaian sangat berpengaruh terhadap
kualitas lulusan. Oleh karena itu, kemampuan para guru mutlak sangat diperlukan
untuk membantu suksesnya tujuan pendidikan.
Dalam mengevaluasi
pembelajaran, tidaklah lepas dari syarat syarat yang harus ditempuh dalam
kegiatan perencanaan dan penyusunan tes pembelajaran. Tentunya agar ter yang
dihasilkan bermutu dan mampu menambah pengetahuan serta mampu memperdalam
materi yang telah disampaikan sebelumnya. Oleh karena itu, dalam makalah ini,
akan kami sajikan syarat daripada perencanaan dan penyusunan tes pembelajaran.
B.
Rumusan masalah
1.
Apa syarat dari
perencanaan tes evaluasi pembelajaran?
2.
Apa syarat dari penyusunan
tes evaluasi pembelajaran?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Syarat perencanaan tes evaluasi
pembelajaran
Tes merupakan alat atau
prosedur yang digunakan untuk mengetahui
atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan aturan yang sudah
ditentukan. Untuk mengerjakan tes ini tergantung dari petunjuk yang diberikan,
misalnya melingkari salah satu huruf di depan pilihan jawaban dan sebagainya.
Tes sebagai alat penilaian
adalah pertanyaan pertanyaan yang yang diberikan kepada siswa untuk dijawab
siswa dalam bentuk lisan (tes lisan), dalam bentuk tulisan (tes tulisan) atau
dalam bentuk perbuatan (tes tindakan).[1][1][2]
Oleh karena itu diperlukan keterampilan guru dalam kegiatan evaluasi
pembelajaran tersebut.
Dalam kegiatan evaluasi, terdapat 2 sumber persyaratan tes yaitu :
a.
Menyangkut mutu tes
b.
Menyangkut pengadministrasian
dalam pelaksanaan tes.
Sebelum evaluasi hasil belajar dilaksanakan, harus disusun terlebih dahulu
perencanaannya secara baik dan matang.
Perencanaan evaluasi hasil belajar itu umumnya mencakup 6 jenis kegiatan
:
a.
Merumuskan tujuan dilaksanakannya
evaluasi
Perumusan tujuan sangatlah penting, sebab tanpa tujuan yang jelas maka
evaluasi hasil belajar akan berjalan tanpa arah
b.
Menetapkan aspek aspek
yang akan dievaluasi
Misalnya aspek kognitif, afektif ataukah psikomotor.
c.
Memilih dan menentukan
teknik apakah yang akan digunakan dalam pelaksanaan evaluasi.
Misalnya dengan menggunakan teknis tes atau nontes.
d.
Menyusun alat alat
pengukur yang akan dipergunakan dalam pengukuran dan penilaian hasil
belajar peserta didik.
e.
Menentukan tolak ukur,
norma atau kriteria yang akan dijadikan
pegangan atau patokan dalam memberikan interpretasi terhadap data hasil
evaluasi
f.
Menentukan frekuensi dari
kegiatan evaluasi hasil belajar itu sendiri (kapan dan seberapa sekali evaluasi
akan dilaksanakan).[2][2][3]
Dalam merencanakan tes evaluasi pembelajaran, hendaklah memenuhi
persyaratan tes yang baik, yaitu :
a.
Validitas
Sebuah data dikatakan valid apabila sesuai dengan kenyataan yang
sebenarnya, dapat memberikan gambaran tentang data secara benar sesuai dengan
kenyataan atau keadaan yang sesungguhnya.
b.
Reliabilitas
Kata reliabilitas berasal dari bahasa inggris reliability yang
berasal dari kata reliable yang artinya dapat dipercaya. Suatu tes bisa
dikatakan dapat dipercaya jika memberikan hasil yang tetap apabila diteskan
beberapa kali akan menunjukkan ketetapan. Jika dihubungkan dengan validitas,
maka :
-Validitas adalah sebuah ketepatan
-Reliabilitas adalah ketetapan.
c.
Objektivitas
Obyektivitas dapat diartikan sebagai tidak adanya unsur pribadi yang
mempengaruhi terutama dalam kegiatan penskoran atau sistem skoringnya. Apabila dikaitkan dengan reliabilitas maka objektivitas menekankan ketetapan
(consistency) pada sistem skoring, sedangkan reliabilitas menekankan
ketetapan dalam hasil tes.[3][3][4]
d.
Praktikabilitas (practicability)
Sebuah tes dikatakan memiliki praktikability yang tinggi apabila tes
tersebut bersifat praktis, mudah pengadministrasiannya.
Tes yang praktis adalah tes yang :
a)
Mudah dilaksanakan,
misalnya tidak menuntut peralatan yang banyak memberi kebebasan kepada siswa
untuk mengerjakan terlebih dahulu bagian yang dianggap mudah oleh siswa.
b)
Mudah pemeriksaannya,
artinya bahwa tes itu dilengkapi dengan kunci jawaban maupun pedoman
skoringnya.
c)
Dilengkapi dengan petunjuk
petunjuk yang jelas sehingga dapat diberikan / diawali oleh
orang lain
e.
Ekonomis
Yang dimaksud ekonomis disini adalah bahwa pelaksanaan tes tersebut tidak
membutuhkan biaya yang mahal, tenaga yang banyak, dan waktu yang lama.
Sementara itu, terdapat persyaratan persyaratan lain yang juga berpengaruh
dalam perencanaan evaluasi pembelajaran diantaranya adalah sebagai berikut :
a.
Memiliki tujuan yang jelas
b.
Bersifat sederhana, dalam
artian tidak muluk muluk sehingga tidak sulit dalam pelaksanaannya.
c.
Memuat analisis analisis
terhadap pekerjaan yang dikerjakan.
d.
Bersifat fleksibel, dalam
arti dapat berubah sesuai dengan kondisi dan perkembangan yang ada
e.
Memiliki keseimbangan
antara tes dengan materi yang diajarkan
f.
Memiliki kesan bahwa
segala sesuatu itu telah ada dan supaya dimanfaatkan dengan sebaik baiknya
secara efektif dan daya guna.
Sehingga dapat disimpulkan syarat dalam perencanaan tes evaluasi
pembelajaran adalah validitas, reliabilitas, objektivitas, praktisibilitas, dan
ekonomis. Dan juga Memiliki tujuan yang jelas, bersifat sederhana, memuat
analisis-analisis terhadap pekerjaan yang dikerjakan, bersifat fleksibel,
memiliki keseimbangan, memiliki kesan bahwa segala sesuatu itu telah tersedia
sehingga dapat digunakan secara efektif dan berdaya guna serta memuat aspek
yang ingin dicapai, teknik yang akan digunakan, alat pengukur kecapaian siawa,
tolak ukur yang dijadikan patokan dan juga frekuensi pengadaan tes.
B.
Syarat penyusunan Tes
evaluasi pembelajaran
Dalam penyusunan sebuah
tes terdapat beberapa prinsip yang perlu dicermati agar tes tersebut dapat
mengukur tujuan instruksional khusus untuk mata pelajaran yang telah diajarkan,
atau mengukur kemampuan dan keteram,pilan peserta didik yang diharapkan,
setelah mereka menyelesaikan suatu unit pengajaran tertentu.
Diantara beberapa prinsip yang harus dicermati adalah sebagai berikut :
1.
Tes hasil belajar harus
dapat mengukur secara jelas hasil belajar yang telah ditetapkan sesuai dengan
tujuan instruksional.
2.
Butis butir soal tes harus
merupakan sampel yang representatif dari
populasi bahan pelajaran
yang telah diajarkan.
3.
Bentuk soal tes harus di
buat bervariasi, sehingga betul betul cocok untuk mengukur hasil belajar yang
diinginkan sesuai dengan tujuan tes itu sendiri.
4.
Tes hasil belajar harus di
desain dengan kegunaannya untuk memperoleh hasil yang diinginkan.
5.
Tes harus memiliki
reliabilitas yang dapat diandalkan.
6.
Tes disamping harus dapat
dijadikan alat ukur keberhasilan belajar siswa, juga harus dapat dijadikan alat
untuk mencari informasi yang berguna untuk memperbaiki cara belajar siswa dan
cara mengajar guru itu sendiri.
Selanjutnya untuk melakukan tes diperlukan langkah langkah sebagai berikut
:
1.
Menentukan / merumuskan
tujuan tes
2.
Mengidentifikasi hasil
hasil belajar (learning outcomes) yang akan diukur dengan tes itu.
3.
Menentukan / menandai
hasil hasil belajar yang spesifik, yang merupakan tingkah laku yang dapat
diamati.
4.
Merinci pelajaran / bahan
ajar yang akan diukur dengan tes tersabut.
5.
Menyiapkan tabel
spesifikasi.
6.
Menggunakan tabel
spesifikasi tersebut sebagai dasar penyusunan tes.
Dalam penyusunan sebuah tes, seorang guru perlu memikirkan tipe dan fungsi
tes yang akan disusunnya sehingga selanjutnya ia dapat menentukan bagaimana
karakteristik soal yang akan dibuatnya.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penyusunan sebuah tas perlu
diperhatikan tes hasil belajar harus dapat mengukur secara jelas hasil belajar,
butir butir soal tes harus merupakan sampel yang representatif dari populasi bahan pelajaran yang telah
diajarkan, bentuk soal tes harus di buat bervariasi, tes hasil belajar harus di
desain dengan kegunaannya, tes harus memiliki reliabilitas yang dapat
diandalkan, tes disamping harus dapat dijadikan alat ukur keberhasilan belajar
siswa, juga harus dapat dijadikan alat untuk mencari informasi yang berguna
untuk memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar guru itu sendiri
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Syarat dalam perencanaan tes evaluasi pembelajaran adalah validitas,
reliabilitas, objektivitas, praktisibilitas, dan ekonomis. Dan juga Memiliki
tujuan yang jelas, bersifat sederhana, memuat analisis-analisis terhadap
pekerjaan yang dikerjakan, bersifat fleksibel, memiliki keseimbangan, memiliki
kesan bahwa segala sesuatu itu telah tersedia sehingga dapat digunakan secara
efektif dan berdaya guna serta memeuat aspek yang ingin dicapai, teknik yang
akan digunakan, alat pengukur kecapaian siawa, tolak ukur yang dijadikan
patokan dan juga frekuensi pengadaan tes.
Dalam penyusunan sebuah tas perlu diperhatikan tes hasil belajar harus
dapat mengukur secara jelas hasil belajar, butir butir soal tes harus merupakan
sampel yang representatif dari populasi
bahan pelajaran yang telah diajarkan, bentuk soal tes harus di buat bervariasi,
tes hasil belajar harus di desain dengan kegunaannya, tes harus memiliki
reliabilitas yang dapat diandalkan, tes disamping harus dapat dijadikan alat
ukur keberhasilan belajar siswa, juga harus dapat dijadikan alat untuk mencari
informasi yang berguna untuk memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar
guru itu sendiri
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsini. Dasar Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi
Aksara.
2009.
Sudjana, Nana. Penilaian
Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2009.
Sudiyono , Anas. Pengantar
Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Persada. 1998.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar