Kamis, 14 Mei 2020

MAKALAH MKPAI - DASAR & TUJUAN PENDIDIKAN - (Konsepsi Agama, Klasifikasi Agama, Konsepsi Islam, Fungsi dan Peran Agama)


DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN AGAMA



Dosen Pengampu: Syamsuri, M.Pd

Disusun Kelompok 2 :
1.      Muhammad Ngasomudin
2.      Rismawati
3.      Aida Makbulloh
4.      Ahmad Fikri
  




FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM ATTAHIRIYAH
JAKARTA
2016




KATA PENGANTAR
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita masih tetap bisa menikmati indahnya alam ciptaan-Nya. Sholawat dan salam tetaplah kita curahkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penulis mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi tugas mata kuliah Agama Islam.
Penulis disini akhirnya dapat merasa sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang kami beri judul Dasar dan Tujuan Pendidikan Agama sebagai tugas mata Agama Islam. Dalam makalah ini kami mencoba untuk menjelaskan tentang Konsepsi Agama, Klasifikasi Agama, Konsepsi Islam, dan Fungsi dan Peran Agama.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan. Sesungguhnya kritik dan saran sangat kami butuhkan guna memperbaiki karya- karya kami dilain waktu.


  

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
     Agama yang hadir dalam sejarah peradaban manusia tidak hanya berorientasi kepada Tuhan (spiritual) namun juga berorientasi dalam kehidupan bermasyarakat. Memang harus diakui tidak sedikit pemeluk agama meningkatkan kehidupan spiritualitasnya masing-masing. Tetapi pada sisi lain, kegiatan itu seolah-olah terpisah dari kehidupan bersama dalam masyarakat. Padahal sejak semula para pendiri agama tidak memisahkan kehidupan spiritualnya dengan masyarakat.
Maka dalam makalah ini kami mencoba menyajikan pembahasan tentang Konsepsi Agama,Klasifikasi Agama, Konsepsi Islam,dan Fungsi serta Peran Agama.

B.     Rumusan Masalah
1.      Konsepsi Agama
2.      Klasifikasi Agama
3.      Konsepsi Islam
4.      Fungsi dan Peran Agama











BAB II
PEMBAHASAN

A.    Konsepsi Agama
Secara etimologi kata agama berasal dari bahasa sansekerta, agama itu berasal dari gabungan kata a yang berarti tidak dan gama yang berarti kacau, jadi agama diartikan sebagai sesuatu yang apabila manusia berpegang kepada hal itu hidupnya akan selalu berada dalam kebenaran, teratur dan berakhir dengan baik atau dengan kata lain hidup manusia tersebut akan terasa bahagia.
Agama merupakan hal pokok yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Kepercayaan terhadap dzat yang menciptakan harus sudah ditanamkan sejak dini ketika manusia mulai mengenal benda-benda yang ada di alam ini. Hal ini agar keseimbangan dalam diri manusia bisa tercipta, bisa dibayangkan bagaimana manusia akan hidup secara benar tanpa ada sesuatu yang mengatur dan memberikan bimbingan kepada manusia dalam menempuh kehidupan ini.
Tidak sedikit manusia yang cerdas dan berhasil dalam menjalani hidup di dunia tetapi keberhasilannya tidak memberikan kebahagiaan, dia tidak mendapatkan kepuasan dengan segala macam yang telah dia capai dan peroleh, malah banyak sekali yang hidupnya berakhir secara tragis seperti misalnya orang-orang yang menganut faham komunis, kapitalis dan liberalis yang hanya mementingkan kesenangan hidup di dunia, bagi mereka agama sudah menjadi sesuatu yang asing dan tidak ada artinya sama sekali.
Disinilah, bagaimana peran agama sangatlah penting bagi manusia. Bukan sekedar penghias bibir dan tren belaka, namun lebih dari itu agama merupakan pandangan hidup bagi manusia yang menginginkan perjalanan hidupnya berakhir dengan baik. Sebab agama merupakan hukum yang mengatur segala macam pokok persoalan baik yang menyangkut hubungan antara makhluk dengan sesama makhluk maupun hubungan antar makhluk dengan Penciptanya.
Agama yang dianut oleh manusia yang hidup di atas bumi ini sangat banyak sekali, mulai dari agama buah karya manusia yang sering disebut dengan istilah agama ardhi sampai agama yang memang di bawa oleh manusia utusan Allah SWT. atau lebih sering disebut dengan agama samawi.
Jadi, jelaslah bahwa pada hakekatnya manusia ingin ada yang mengatur dan juga memerlukan adanya aturan, untuk itu berarti peran agama disini sangatlah penting karena manusia dibatasi oleh tugas-tugasnya dan juga oleh tabiatnya.

B.     Klasifikasi Agama
Jauh sebelum tersiarnya agama Islam, yaitu menjelang pertengahan abad ke enam Masehi, dunia dikuasai oleh dua Negara besar yaitu Romawi di Barat dan Persia di timur. Bangsa-bangsa yang berada dalam kekuasaan kedua Negara tersebut pada umumnya mengalami kemerosotan moral, akhlak dan sosial.Saat itu dunia berada dalam kegelapan dan merebaknya tahayul dan khufarat yang merusak kehidupan ruhaniyah dan keagaamaan manusia pada umumnya. Bahkan kaum fir’aun menganut agama Mesir kuno dengan inti ajarannya sebagai berikut :
1.      Mereka menganggap sungai Niil sebagai Tuhan.
2.      Mereka mempersembahkan tumbal ke sungai Niil setiap bulan purnama dengan mengorbankan seekor binatang.
3.      Mereka menggunakan sesajen dalam mengiringi tumbal disungai Niil.
4.      Mereka menganggap matahari sebagai Dewa (Ra) Dewa tertinggi.

Maka dari itu Allah SWT menjawab penyimpangan yang terjadi dengan mengutus Rasul-Rasul-Nya untuk mengubah dunia gelap gulita tersebut.

Berikut ini klasifikasi agama yang ada di dunia :
1.      Klasifikasi Agama ditinjau dari segi penyebaran nya
a)      Agama Universal
Merupakan agama-agama yang "besar" dan mempunyai minat untuk menyebarkan ajaran untuk keseluruhan umat Manusia. Sasaran agama jenis ini adalah kesemua manusia tanpa mengira kaum dan bangsa. Contohnya: Agama Islam, Kristian dan Buddha.
b)      Agama Folk
Merupakan agama yang kecil dan tidak mempunyai sifat dakwah seperti agama universal. Amalannya hanya terhadap kepada etnik tertentu. Contohnya: Agama Rakyat China/Taoisme dan agama Sikh

2.      Klasifikasi Agama ditinjau dari segi sumber nya
a)      Agama Wahyu (revelead religion)
Agama wahyu (revealed religion) disebut juga dengan agama langit, agama samawi, agama profetis yang artinya agama yang diterima oleh manusia dari Allah sang pencipta melalui malaikat jibril dan disampaikan serta disebarkan oleh Rasul-Nya kepada umat manusia.
b)      Agama Budaya
Disebut juga dengan agama bumi yang artinya bersandar semata-mata kepada ajaran seorang manusia yang dianggap memiliki pengetahuan tentang kehidupan dalam berbagai aspeknya secara mendalam.

C.    Konsepsi Islam
Islam secara ilmu etimolgi berasal dari bahasa arab aslama-yuslimu yang berarti berserah diri, patuh, taat dan tunduk. Kata islam juga berasal dari kata aslim artinya perdamaian, kerukunan dan keamanan. Islam juga di ambil dari kata salimun artinya suci dan bersih.
Ciri-ciri agama islam ada dua, yaitu :
1.      Agama Fitrah
Agama fitrah artinya agama islam ini merupakan agama yang suci sebagaimana hati nurani manusia yang suci dan bersih. Semuanya manusdia mempunyai hati nuraniu dan hati nurani selalu suci karena kesuciaannya tidak pernah salah atau keliru apalagi sampai berdusta atau berbohong. Setiap hati nurani manusia, pada hakikatnya selalu mengatakan agama yang benar dan suci hanyalah agama islam. Islam sangat melarang bahkan mengharamkan setiap perbuatan dosa apalagi sampai ingkar kepada Alloh. Maka hati nuranipun juga sama.

2.      Agama Tauhid
Agama tauhid dalam arti bahwa semua pemeluk agama islam mengkaji keesaan Alloh bahawa Tuhan mereka hanya satu yaitu Alloh SWT. Oleh karena itu, semua yang beragama islam di wajibkan untuk percaya kepada Alloh SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang mnenciptakan  kita, yang member rezeki kepada kita, yang memberi berbagai kenikmatan serta anugrahnya dan mematikan kita.

Menurut Yusuf Qardawi, agama islam mempunyai beberapa ciri khusus antara lain :
1.      Rabaniyyah
Rabaniyyah adalah agama yang tujuan akhirnya berhubungan baik dengan Alloh. Tujuan dan mengharapkan ridho_Nya. Seorang muslim yang orientasi hidupnya hanya mnendekatkan diri kepada Alloh, tunduk dan patuh hyanya kepada Alloh dan hanya mengharapkan ridlo_Nya semata di sebut manusia Robbani.

2.      Insaniyyah
Insaniyyah adalah agama yang sesuai dengan jiwa manusia. Semua perintah dan larangan_Nya bermanfaat untuk dirinya sendiri . Jadi islam sangat menekankan kemanusiaan.

3.      Syumuliyyah
Syumiliyyah adalah agama yang berlaku secara universal. Artinya agama yang berlaku bagi semua zaman, semua kehidupan dan semua tempat. Dapat di terima oleh semua manusia  di dunia sampai akhir masa.

4.      Wasatiyyah
Wasatiyyah adalah agama yang bersifat moderat. Agama yang mengajarkan pada pemeluknya agar tidak condong pada kehidupan materi saja akan tetapi dapat memperhatikan keseimbangan  kehidupan dunia dan akhirat, spiritual dan material.
Pokok Ajaran Islam sebagaimana yang telah diketahui bahwa ajaran Islam ini adalah ajaran yang paling sempurna, karena memang semuanya ada dalam Islam, mulai dari urusan buang air besar sampai urusan negara, Islam telah memberikan petunjuk di dalam QS. Al-Maidah ayat 3:

ôMtBÌhãm ãNä3øn=tæ èptGøŠyJø9$# ãP¤$!$#ur ãNøtm:ur ͍ƒÌYσø:$# !$tBur ¨@Ïdé& ÎŽötóÏ9 «!$# ¾ÏmÎ/ èps)ÏZy÷ZßJø9$#ur äosŒqè%öqyJø9$#ur èptƒÏjŠuŽtIßJø9$#ur èpysÏܨZ9$#ur !$tBur Ÿ@x.r& ßìç7¡¡9$# žwÎ) $tB ÷LäêøŠ©.sŒ $tBur yxÎ/èŒ n?tã É=ÝÁZ9$# br&ur (#qßJÅ¡ø)tFó¡s? ÉO»s9øF{$$Î/ 4 öNä3Ï9ºsŒ î,ó¡Ïù 3 tPöquø9$# }§Í³tƒ tûïÏ%©!$# (#rãxÿx. `ÏB öNä3ÏZƒÏŠ Ÿxsù öNèdöqt±øƒrB Èböqt±÷z$#ur 4 tPöquø9$# àMù=yJø.r& öNä3s9 öNä3oYƒÏŠ àMôJoÿøCr&ur öNä3øn=tæ ÓÉLyJ÷èÏR àMŠÅÊuur ãNä3s9 zN»n=óM}$# $YYƒÏŠ 4 Ç`yJsù §äÜôÊ$# Îû >p|ÁuKøƒxC uŽöxî 7#ÏR$yftGãB 5OøO\b}   ¨bÎ*sù ©!$# Öqàÿxî ÒOÏm§ ÇÌÈ  

Artinya: “diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

D.    Fungsi dan Peran Agama
Fungsi dan peranan Agama untuk kehidupan terkadang dianggap sepele oleh sebagian orang.  Manusia memerlukan agama di dalam hidupnya, karena didalam agama terdapat beberapa peranan penting seperti pemahaman tentang psikologi, antar sosial, lalu tetang kemanusiaan dan juga dapat mengetahui bagaimana terbentuknya manusia.
Fungsi dari agama ialah sebagai pencapai tujuan luhur manusia di dunia ini, dan juga cita-cita dari setiap manusia untuk mendapatkan kesejahteraan lahir serta batin. Kita bisa melihat fungsi dari agama didalam al-qur’an dan di dalam kitab lainnya.
Secara umum, setiap agama memiliki watak transformatif. Ia akan berusaha menanamkan nilai-nilai pemahaman baru serta berusaha mengganti nilai-nilai agama lama yang bertentangan dengan keyakinan mereka. Inilah beberapa peranan penting agama untuk kehidupan :
  • Agama dapat memberikan paradigma tentang hubungan antara tuhan dengan manusia, karena setiap manusia tidak akan bisa hidup sendiri jika tidak ada tuhan yang berperan di dalam kehidupannya.
  • Manusia tidak tahu bagaimana mereka tercipta, bahkan dari segi sains juga tidak bisa bisa menjelaskan jika tidak gama sebegai acuan.
  • Agama dapat menjadi pandangan dunia tentang hal-hal yang berkaitan dengan budaya dan karakter manusia. Dan agama juga menjadi penerang bagi siapa saja agar dapat mengenal isi dunia beserta kedudukan manusia di dunia.
  • Peranan selanjutnya ialah agama merupakan sumber moral bagi setiap orang, dan agama merupakan penyempurna akhlak
  • Agama mempunyai peranan yang amat penting agar kita bisa menjadi makhluk sosial yang saling menghargai. Sistem agama memunculkan suatu kepercayaan serta keyakinan yang sama, dan memperkuat fungsi peranan sosial kepada sesuatu kelompok manusia.
  • Jika di lihat dari segi hal mistis, agama sebagai penguat manusia agar terhindar dari berbagai godaan, salah satunya godaan setan.
  • Dari segi ilmu pengetahuan, agama juga berfungsi sebagai pengarah agar kita menjadi orang baik dan melarang segala sesuatu yang membuat kita sakit.
Ini dia fungsi dan peranan Agama untuk kehidupan. Itu semua merupakan fungsi minimal yang bisa didapatkan dari agama untuk kehidupan manusia. Agama menjadi kebutuhan esensial makhluk hidup.




BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Agama adalah merupakan fitrah manusia, yang pada dasarnya setiap manusia itu senidir memang butuh aturan-aturan atau petunjuk agar bisa hidup secara benar, disinilah peran dan fungsi dari agama.
Agama islam memiliki dua ciri, yaitu agama fitrah dan agama tauhid. agama fitrah artinya agama islam ini merupakan agama yang suci sebagaimana hati nurani manusia yang suci dan bersih, sedangkan agama tauhid dalam arti bahwa semua pemeluk agama islam mengkaji keesaan Alloh bahawa Tuhan mereka hanya satu yaitu Alloh SWT. Oleh karena itu, semua yang beragama islam di wajibkan untuk percaya kepada Alloh SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang mnenciptakan  kita.





DAFTAR PUSTAKA

Abuddin Nata. Metode Studi Islam, Raja wali Press, Jakarta: 2006
Aflatun Muchtar. Tunduk Kepada Allah Fungsi Dan Peran Agama Dalam Kehidupan Manusia, Khazanah Baru, Jakarta: 2001
Qordawi, Yusuf. Karakteristik Islam, Risalah Gusti, Surabaya: 1996

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAPORAN KKL ( KULIAH KERJA LAPANGAN ) FAI UNIAT (Universitas Islam Attahiriyah)

https://drive.google.com/folderview?id=1QsYXAAC12ZFAC3ZtvdvvHF_AnsawW8n5