Kamis, 14 Mei 2020

JENIS-JENIS PENELITIAN ILMIAH


JENIS-JENIS PENELITIAN ILMIAH

A.     PENELITIAN BERDASARKAN TUJUAN.
Selain berdasarkan pendekatan dan fungsinya, penelitian juga dapat dibedakan berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya dibedakan antara penelitian deskriptif, prediktif improfit dan eksplanatif. Nana Syaodih Sukmadinata (2005:18) mengemukakan sebagai berikut:
·         Penelitian Deskriptif, ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena-fenomena apa adanya. Dalam studi ini para peneliti tidak melakukan manipulasi atau memberikan perlakuan-perlakuan tertentu terhadap objek penelitian, semua kegiatan atau peristiwa berjalan seperti apa adanya. Penelitian deskriptif dapat berkenaan dengan kasus-kasus tertentu atau sesuatu populasi yang cukup luas. Dalam penelitian deskriptif dapat digunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan dan pengukuran data yang berbentuk angka-angka, atau pendekatan kualitatif, penggambaran keadaan secara naratif kualitatif. Penelitian deskriptif dapat dilakukan pada saat ini atau dalam kurun waktu yang singkat. 

·         Penelitian Prediktif, studi ini ditujukan untuk memprediksi atau memperkirakan apa yang akan terjadi atau berlangsung pada saat yang akan dating berdasarkan hasil analisis keadaan saat ini. Penelitian deskriptif dilakukan melalui penelitian yang bersifat korelasional dan kecenderungan. Melalui penelitian korelasional, selain dapat dicari korelasi antara dua atau lebih dari dua variebel juga dapat dihitung regresinya. Melalui perhitungan regresi ini, baik regresi parsial maupun multiple dapat diprediksi dampak atau kontribusi dari satu atau lebih dari satu variable terhadap variabel lainnya. Sebagai contoh; prediksi tentang jumlah penduduk lima atau sepuluh tahun yang akan dating bisa dihitung berdasarkan perkembangan penduduk selama lima sampai sepuluh tahun yang lalu. 

·         Penelitian Improftif, penelitian ini ditujukan untuk memperbaiki, meningkatkan atau menyempurnakan suatu keadaan, kegiatan atau pelaksanaan suatu program. Dalam bidang pendidikan seperti pelaksanaan kurikulum, pembelajaran, evaluasi mata pelajaran, program praktik laboratorium, praktik ketrampilan, bimbingan siswa, pengawasan sekolah, layanan perpustakaan dan program pelatihan kepala sekolah, guru maupun staf administrasi. Untuk memperbaiki atau menyempurnakan pelaksanaan program atau kegiatan digunakan penelitian tindakan, sedang untuk memperbaiki, meningkatkan atau menghasilkan program yang standar atau model digunakan penelitian eksperimental.

B.      PENELITIAN BERDASARKAN PENDEKATAN.
           Penelitian untuk  membuktikan atau menemukan sebuah kebenaran dapat menggunakan dua pendekatan, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
·         Penelitian Kuantitatif (Quantitative research)
Penelitian kuantitatif ini adalah penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan melalui teknik pengukuraan yang cermat terhadap varaiabel-variabel tertentu, sehingga mengasilkan simpulan simpulan yang dapat digeneralisasikan, lepas dari konteks waktu dan situasi serta jenis data yang dikumpulkan terutama data kuantitatif.
Penelitian kuantitatif banyak digunakan terutama untuk mengembangkan teori dalam suatu disiplin ilmu. Penggunaan pengkuran disertai analisis secara statis di dalam penellitian mengimplikasikan bahwa penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.

·         Penelitian Kuliatatif (Qualitative Research)
Penelitian kualitatif  ini adalah penelitian untk menjawab permasalahan yang memerlukan pemahaman secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, dilakuukan secara wajar dan alami sesuai dengan kondisi objektif dilapangan tanpa adanya manipulasi, serta jenis data yang dikumpulkan terutama data kualitatif. Proses penelitian yang dimaksud antara lain melakukan pengamatan terhadap orang dalam kehidupannya sehari-hari, berinteraksi dengan mereka, dan berupaya dalam memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya. Untuk itu, peneliti harus terjun dalam lapangan dengan waktu yang cukup lama.

C.      PENELITIAN BERDASARKAN DATA.
            Menurut jenis data dan analisis nya, penelitian dibedakan menjadi :
·         Penelitian Kualitatif adalah penelitian yang data nya adalah data kualitatif sehingga analisisnya juga analisis kualitatif (deskriptif). Data kualitatif adalah data dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar. Data kualitatif dapat diubah menjadi data kuantitatif dengan jalan diskoring. Contoh data kualitatif adalah,manis, pahit, rusak, gagal, baik sekali,dsbnya.
·         Penelitian Kuantitatif adalah penelitian yang data nya adalah data kuantitatif sehingga analisis data nya menggunakan analisis kuantitatif (inferensi). Data kuantitatif adalah dalam bentuk angka, atau data kualitatif yang diangkakan seperti 1,2,3,4...dst. Data kuantitatif dibedakan menjadi data diskrit atau nominal dan data kontinum. Data nominal adalah data dalam bentuk kategori atau diskrit.
·         Penelitian Gabungan Kualitatif dan Kuantitatif adalah penelitian yang data nya terdiri clan data kualitatif dan data kuantitatif sehinggan analisis data nya pun menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.

D.     PENELITIAN BERDASARKAN OBJEK.
            Objek penelitian merupakan sasaran untuk mendapatkan suatu data sesuai dengan pendapat. Sesuai dengan pendapat menurut Husein Umar (2005 : 303) menerangkan “Objek penelitian menjelaskan tentang apa dan atau siapa yang menjadi obyek penelitian. Juga dimana dan kapan penelitian dilakukan. Bisa juga ditambahkan hal-hal lain jika dianggap perlu.” 

E.      PENELITIAN BERDASARKAN TINGKAT EKSPLANASI.
            Penelitian Berdasarkan Tingkat Eksplanasi Eksplanasi artinya penjelasan, tingkat eksplanasi artinya tingkat atau kadar penjelasan. Tingkat penjelasan dalam penelitian bisa dibagi tiga yaitu penelitian deskriptif, komparatif, dan asosiatif.
·         Penelitian Deskriptif adalah penelitian yang dilakukan terhadap variabel mandiri, tanpa dibandingkan atau dihubungkan dengan variabel lain. Peneliti berusaha mendapatkan data apa adanya kemudian menggambarkan (mendeskripsikan) apa adanya. Kinerja peneliti dalam penelitian ini mirip kinerja seorang fotografer, fenomena atau variabel yang diteliti didata karakteristiknya (difoto) kemudian dijelaskan seperti apa adanya (dicetak jadi foto yang menggambarkan objek apa adanya. Contoh: penelitian terhadap kemampuan menulis paragraf siswa kelas VII SMP 20 Bandung tahun pelajaran 2005-2006. Pengumpulan data dilakukan dengan cata tes menulis paragraf. Hasil tes kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan tingkat kemampuan atau keterampilan siswa SMP tersebut dalam menulis paragraf.
·         Penelitian Komparatif adalah penelitian yang bersifat membandingkan dua variabel atau lebih. Kedua variabel bisa jadi tidak berhubungan atau mandiri. Tujuan penelitian ini antara lain untuk bisa menentukan mana yang lebih baik atau mana yang sebaiknya dipilih. Contoh : perbandingan kemampuan membaca siswa laki-laki dan siswa perempuan di SDN I Sayang Sumedang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes kemampuan membaca siswa laki-laki dan perempuan. Hasil tes kelompok laki-laki dan perempuan dipisahkan. Lalu dilakukan perhitungan jumlah dan rata-rata hasil tes kedua kelompok. Dari rata-rata hasil tes sudah bisa dilihat ada tidaknya perbedaan. Tetapi untuk mengetahui lebih pasti signifikan tidaknya perbedaan itu, bisa dilakukan pengujian secara statistik yaitu dengan menggunakan uji t (T-test) atau ANOVA.
·         Penelitian Asosiatif adalah penelitian yang berusaha mencari hubungan antara satu varibal dengan varibal lain. Hubungannya bisa simetris, kausal, atau interaktif. Hubungan simetris adalah hubungan anatara dua variabel yang bersifat sejajar, sama. Contoh penelitian asosiatif simetris : hubungan antara kemampuan matematis dengan kemampuan berbahasa. Hubungan kausal adalah hubungan yang bersifat sebab-akibat. Salah satu variabel (independen) mempengaruhi variabel yang lain (dependen). Contoh penelitian kausal : pengaruh kekerapan membaca terhadap kemampuan efektif membaca. Hubungan interaktif adalah hubungan antar variabel yang saling mempengaruhi. Contoh : Hubungan kepandaian dengan kekayaan (Diasumsikan kepandaian membuat orang bisa kaya, dan sebaliknya karena kaya orang mempunyai biaya untuk belajar sehingga pandai). Teknik analisis penelitian asosiatif menggunakan teknik analisis kuantitatif (statistik). Perhitungan untuk mengatahui hubungan dan pengaruh antar variabel itu antara lain perhitungan koefesien korelasi rank Spearman dan Person Product moment.



KESIMPULAN
           
Berdasarkan pemaparan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa :
·         Penelitian untuk membuktikan atau menemukan sebuah kebenaran dapat menggunakan 2 pendekatan, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
·         Berdasarkan tujuan, penelitian terbagi atas 3 macam, yaitu penelitian deksriptif, penelitian prediktif, dan penelitian improftif.
·         Dan objek penelitian merupakan bentuk sasaran dalam mendapatkan suatu data sesuai dengan pendapat.
·         Berdasarkan tingkat eksplanasi nya bisa dilihat dari penelitian deksriptif, penelitian asosiatif, dan penelitian komparatif.







DAFTAR PUSAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAPORAN KKL ( KULIAH KERJA LAPANGAN ) FAI UNIAT (Universitas Islam Attahiriyah)

https://drive.google.com/folderview?id=1QsYXAAC12ZFAC3ZtvdvvHF_AnsawW8n5