JENIS-JENIS
PENELITIAN ILMIAH
A.
PENELITIAN BERDASARKAN TUJUAN.
Selain
berdasarkan pendekatan dan fungsinya, penelitian juga
dapat dibedakan berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya dibedakan antara
penelitian deskriptif, prediktif improfit dan eksplanatif. Nana Syaodih
Sukmadinata (2005:18) mengemukakan sebagai berikut:
·
Penelitian
Deskriptif,
ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena-fenomena apa
adanya. Dalam studi ini para peneliti tidak melakukan manipulasi atau
memberikan perlakuan-perlakuan tertentu terhadap objek penelitian, semua
kegiatan atau peristiwa berjalan seperti apa adanya. Penelitian deskriptif
dapat berkenaan dengan kasus-kasus tertentu atau sesuatu populasi yang cukup
luas. Dalam penelitian deskriptif dapat digunakan pendekatan kuantitatif,
pengumpulan dan pengukuran data yang berbentuk angka-angka, atau pendekatan
kualitatif, penggambaran keadaan secara naratif kualitatif. Penelitian
deskriptif dapat dilakukan pada saat ini atau dalam kurun waktu yang singkat.
·
Penelitian Prediktif, studi ini ditujukan untuk memprediksi atau
memperkirakan apa yang akan terjadi atau berlangsung pada saat yang akan dating
berdasarkan hasil analisis keadaan saat ini. Penelitian deskriptif dilakukan
melalui penelitian yang bersifat korelasional dan kecenderungan. Melalui
penelitian korelasional, selain dapat dicari korelasi antara dua atau lebih
dari dua variebel juga dapat dihitung regresinya. Melalui perhitungan regresi
ini, baik regresi parsial maupun multiple dapat diprediksi dampak atau
kontribusi dari satu atau lebih dari satu variable terhadap variabel lainnya.
Sebagai contoh; prediksi tentang jumlah penduduk lima atau sepuluh tahun yang
akan dating bisa dihitung berdasarkan perkembangan penduduk selama lima sampai
sepuluh tahun yang lalu.
·
Penelitian Improftif, penelitian ini ditujukan untuk memperbaiki,
meningkatkan atau menyempurnakan suatu keadaan, kegiatan atau pelaksanaan suatu
program. Dalam bidang pendidikan seperti pelaksanaan kurikulum, pembelajaran,
evaluasi mata pelajaran, program praktik laboratorium, praktik ketrampilan,
bimbingan siswa, pengawasan sekolah, layanan perpustakaan dan program pelatihan
kepala sekolah, guru maupun staf administrasi. Untuk memperbaiki atau
menyempurnakan pelaksanaan program atau kegiatan digunakan penelitian tindakan,
sedang untuk memperbaiki, meningkatkan atau menghasilkan program yang standar
atau model digunakan penelitian eksperimental.
B.
PENELITIAN BERDASARKAN PENDEKATAN.
Penelitian
untuk membuktikan atau menemukan sebuah
kebenaran dapat menggunakan dua pendekatan, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
·
Penelitian Kuantitatif
(Quantitative research)
Penelitian kuantitatif ini adalah penelitian yang digunakan untuk
menjawab permasalahan melalui teknik pengukuraan yang cermat terhadap
varaiabel-variabel tertentu, sehingga mengasilkan simpulan simpulan yang dapat
digeneralisasikan, lepas dari konteks waktu dan situasi serta jenis data yang
dikumpulkan terutama data kuantitatif.
Penelitian kuantitatif banyak digunakan terutama untuk mengembangkan
teori dalam suatu disiplin ilmu. Penggunaan pengkuran disertai analisis secara
statis di dalam penellitian mengimplikasikan bahwa penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif.
·
Penelitian Kuliatatif
(Qualitative Research)
Penelitian kualitatif ini adalah penelitian untk menjawab
permasalahan yang memerlukan pemahaman secara mendalam dalam konteks waktu dan
situasi yang bersangkutan, dilakuukan secara wajar dan alami sesuai dengan
kondisi objektif dilapangan tanpa adanya manipulasi, serta jenis data yang
dikumpulkan terutama data kualitatif. Proses penelitian yang dimaksud antara
lain melakukan pengamatan terhadap orang dalam kehidupannya sehari-hari,
berinteraksi dengan mereka, dan berupaya dalam memahami bahasa dan tafsiran
mereka tentang dunia sekitarnya. Untuk itu, peneliti harus terjun dalam
lapangan dengan waktu yang cukup lama.
C.
PENELITIAN
BERDASARKAN DATA.
Menurut
jenis data dan analisis nya, penelitian dibedakan menjadi :
·
Penelitian
Kualitatif adalah penelitian yang data nya adalah data kualitatif sehingga
analisisnya juga analisis kualitatif (deskriptif). Data kualitatif adalah data
dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar. Data kualitatif dapat diubah menjadi
data kuantitatif dengan jalan diskoring. Contoh data kualitatif adalah,manis,
pahit, rusak, gagal, baik sekali,dsbnya.
·
Penelitian
Kuantitatif adalah penelitian yang data nya adalah data kuantitatif
sehingga analisis data nya menggunakan analisis kuantitatif (inferensi). Data
kuantitatif adalah dalam bentuk angka, atau data kualitatif yang diangkakan
seperti 1,2,3,4...dst. Data kuantitatif dibedakan menjadi data diskrit atau
nominal dan data kontinum. Data nominal adalah data dalam bentuk kategori atau
diskrit.
·
Penelitian
Gabungan Kualitatif dan Kuantitatif adalah penelitian yang data nya terdiri clan
data kualitatif dan data kuantitatif sehinggan analisis data nya pun
menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.
D. PENELITIAN BERDASARKAN OBJEK.
Objek penelitian
merupakan sasaran untuk mendapatkan suatu data sesuai dengan pendapat. Sesuai dengan pendapat menurut Husein Umar
(2005 : 303) menerangkan “Objek
penelitian menjelaskan tentang apa dan atau siapa yang menjadi obyek
penelitian. Juga dimana dan kapan penelitian dilakukan. Bisa juga ditambahkan
hal-hal lain jika dianggap perlu.”
E. PENELITIAN
BERDASARKAN TINGKAT EKSPLANASI.
Penelitian Berdasarkan Tingkat Eksplanasi Eksplanasi artinya penjelasan,
tingkat eksplanasi artinya tingkat atau kadar penjelasan. Tingkat penjelasan
dalam penelitian bisa dibagi tiga yaitu penelitian deskriptif, komparatif, dan
asosiatif.
·
Penelitian Deskriptif adalah
penelitian yang dilakukan terhadap variabel mandiri, tanpa dibandingkan atau
dihubungkan dengan variabel lain. Peneliti berusaha mendapatkan data apa adanya
kemudian menggambarkan (mendeskripsikan) apa adanya. Kinerja peneliti dalam
penelitian ini mirip kinerja seorang fotografer, fenomena atau variabel yang
diteliti didata karakteristiknya (difoto) kemudian dijelaskan seperti apa
adanya (dicetak jadi foto yang menggambarkan objek apa adanya. Contoh:
penelitian terhadap kemampuan menulis paragraf siswa kelas VII SMP 20 Bandung
tahun pelajaran 2005-2006. Pengumpulan data dilakukan dengan cata tes menulis
paragraf. Hasil tes kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan tingkat
kemampuan atau keterampilan siswa SMP tersebut dalam menulis paragraf.
·
Penelitian Komparatif adalah
penelitian yang bersifat membandingkan dua variabel atau lebih. Kedua variabel
bisa jadi tidak berhubungan atau mandiri. Tujuan penelitian ini antara lain
untuk bisa menentukan mana yang lebih baik atau mana yang sebaiknya dipilih.
Contoh : perbandingan kemampuan membaca siswa laki-laki dan siswa perempuan di
SDN I Sayang Sumedang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes
kemampuan membaca siswa laki-laki dan perempuan. Hasil tes kelompok laki-laki
dan perempuan dipisahkan. Lalu dilakukan perhitungan jumlah dan rata-rata hasil
tes kedua kelompok. Dari rata-rata hasil tes sudah bisa dilihat ada tidaknya
perbedaan. Tetapi untuk mengetahui lebih pasti signifikan tidaknya perbedaan
itu, bisa dilakukan pengujian secara statistik yaitu dengan menggunakan uji t
(T-test) atau ANOVA.
·
Penelitian Asosiatif adalah
penelitian yang berusaha mencari hubungan antara satu varibal dengan varibal
lain. Hubungannya bisa simetris, kausal, atau interaktif. Hubungan simetris
adalah hubungan anatara dua variabel yang bersifat sejajar, sama. Contoh
penelitian asosiatif simetris : hubungan antara kemampuan matematis dengan
kemampuan berbahasa. Hubungan kausal adalah hubungan yang bersifat
sebab-akibat. Salah satu variabel (independen) mempengaruhi variabel yang lain
(dependen). Contoh penelitian kausal : pengaruh kekerapan membaca terhadap
kemampuan efektif membaca. Hubungan interaktif adalah hubungan antar variabel
yang saling mempengaruhi. Contoh : Hubungan kepandaian dengan kekayaan
(Diasumsikan kepandaian membuat orang bisa kaya, dan sebaliknya karena kaya
orang mempunyai biaya untuk belajar sehingga pandai). Teknik analisis
penelitian asosiatif menggunakan teknik analisis kuantitatif (statistik).
Perhitungan untuk mengatahui hubungan dan pengaruh antar variabel itu antara
lain perhitungan koefesien korelasi rank Spearman dan Person Product moment.
KESIMPULAN
Berdasarkan pemaparan di
atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa :
·
Penelitian untuk membuktikan
atau menemukan sebuah kebenaran dapat menggunakan 2 pendekatan, yaitu
penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
·
Berdasarkan tujuan,
penelitian terbagi atas 3 macam, yaitu penelitian deksriptif, penelitian
prediktif, dan penelitian improftif.
·
Dan objek penelitian merupakan
bentuk sasaran dalam mendapatkan suatu data sesuai dengan pendapat.
·
Berdasarkan tingkat
eksplanasi nya bisa dilihat dari penelitian deksriptif, penelitian asosiatif,
dan penelitian komparatif.
DAFTAR PUSAKA
https://amierkamboja88.wordpress.com/2010/04/27/jenis-penelitian-menurut-jenis-data-dan-analisisnya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar