BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Seiring
dengan berkembangnya pendidikan, problem-problem pendidikanpun bermunculan.
Ilmu pendidikan bertanggung jawab untuk memecahkan problem-problem tersebut,
untuk itu tidaklah ringan tanggung jawab yang diembanya karena begitu komplek
problem yang ada di dunia pendidikan. Tak jarang persoalan ilmu pendidikan
harus dipecahkan oleh pihak lain. Manakala problem pendidikan memasuki lingkaran
yang substansial atau filosofis kiranya ilmu pendidikan menyerahkan garapan itu
pada filsafat pendidikan.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Pengertian
Filsafat Pendidikan
2.
Objek dan Status filsafat Ilmu Pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
Filsafat
Pendidiakn Menurut Al-Syaibany dalam Sadulloh (2015:71) adalah: “Pelaksanaan
pandangan falsafah dan kaidah falsafah dalam bidang pendidiakn. Filsafat itu
mencerminkan satu segi dari segi pelaksanaan falsafah umum yang menitik
beratkan kepada pelaksaan prinsip-prinsip dan kepercayaan-kepercayaan yang
menjadi dasar falsafah umum dalam menyelesaikan masalah-masalah pendidikan secara
praktis”.
Apabila
dilihat dari sudut karakteristik objeknya, filsafat
dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu: Filsafat Umum dan Filsafat
Khusus.
1.
Filsafat Umum atau Filsafat Murni objeknya adalah kenyataan
keseluruhan segala sesuatu;
a.
Metafisika
( Ontology, Kosmologi, Humanologi,dan Teologi)
b.
Epistemologi
c.
Logika
(Induksi dan deduksi)
d.
Aksiologi
( Etika dan Estetika)
2.
Filsafat Khusus atau filsafat
Terapan mempunyai objek kenyataan salah satu aspek kehidupan manusia yang
penting, antara lain sebagai berikut:
a.
Filsafat
Hukum
b.
Filsafat
Sejarah
c.
Filsafat
Seni
d.
Filsafat
Moral
e.
Filsafat
social
f.
Filsafat
Olahraga
g.
Filsafat
Religi
h.
Filsafat
Logika
i.
Filsafat
Ilmu
j.
Filsafat
Pendidikan, yang menyelidiki hakikat pelaksanaan pendidikan yang bersangkut
paut dengan tujuan, latar belakang, cara, dan hasilnya, serta hakikat ilmu
pendidikan, yang bersangkut paut dengan analisis kritis terhadap struktur dan
kegunannya. (B. Othanel Smith, Philosophy of Education, Encyclopedia of
Educational Research:957-963)
Filsafat pendidikan merupakan aplikasi filsafat dalam pendidikan. Pendidikan membutuhkan
filsafat karena masalah-masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan
pendidikan yang dibatasi pengalaman, tetapi masalah-masalah yang lebih luas, lebih
dalam, serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta
pendidikan, dan tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh sains pendidikan
(Kneller, 1971)dalam Agus Marsidi (2008).
B.
Objek dan Status filsafat Ilmu Pendidikan
Pendidikan kehidupan
manusia dapat dibedakan dalam dua macam:
1.
Praktek pendidikan
2.
Ilmu Pendidikan sebagai salah satu bentuk teori pendidikan.
Ditinjau dari bentuk tampilan
Pendidikan, Filsafat Pendidikan dalam arti luas yaitu :
1.
Filsafat Praktek Pendidikan adalah analisis kritis dan komprehensif tentang
bagaimana seharusnya pendidikan diselenggarakan dan dilaksanakan
dalam kehidupan manusia, serta dapat dibedakan :
a.
Filsafat Proses Pendidikan ( biasanya hanya disebut Filsafat Pendidikan)
adalah analisis kritis dan komprehensif tentang bagaimana seharusnya kegiatan
dilaksanakan dalam kehidupan manusia. Biasanya membahas tiga masalah pokok,
yaitu :
1)
Apakah sebenarnya pendidikan itu
2)
Apakah tujuan penddikan itu
3)
Dengan cara apakah tujuan pendidikan dapat dicapai, (Henderson; 1959:27
dalam Redja 2006:5)
b.
Filsafat Sosial Pendidikan, ( dalam Redja 2006:6) dikemukakan oleh T.W.
Moore dalam Philosophy of Education yang dibataskan sebagai
pembahasan hubungan antara penataan masyarakat manusia dengan pendidikan. Dan
mengemukakan tiga masalah pokok yaitu :
1)
Hakekat kesamaan manusia dan pendidkan
2)
Hakekat kemerdekaan dan pendidikan
3)
Hakekat demokrasi dan pendidikan.
Thomas Hobbes membatasi
membatasi filsafat sosial sebagai suatu teori umum tentang masyarkat manusia.
Sementara Robert N. Beck dalam Hand Book in Social Philosophy (1979),
menyatakan bahwa Filsafat Sosiol berkenaan dengan prinsip-prinsip yang
mendasari proses-proses sosial, baik dalam arti nyata maupun ideal. Bertitik
tolak dari batasan tersebut Beck merumuskan enam masalah pokok dalam Filsafat
Sosial yaitu hakikat;
a.
Hubungan manusia dengan masyarakat
b.
Nilai-nilai sosial dan politik
c.
Negara, kekuatan dan kekuasaan
d.
Hukum dan hak
e.
Kewajiban politik dan
f.
Cita-cita keadilan.
2.
Filsafat Ilmu Pendidikan
Istilah
Filsafat Ilmu Pendidikan ( Redja R, 2006:6) (Philosophy of Educational
Csience) ditemukan dalam karangan B. Othanel Smith, Philosophy of
educational dalam pembahasan tentang Philosophy Investigation:
Conclitions and Issues yang terdapat dalam Encyclopedia of
Educational Research (h:962). Menurut Smith studi filosofis tentang
ilmu pendidikan baru merupakan tingkat permulaan yang diawali deng an analisis
kritis terhadap konsep-konsep psikologi pendidikan. Secara lebih konseptual,
Filsafat Ilmu Pendidikan dibatasi sebagai analisis krisis komprehensif tentang
pendidikan sebagai salah satu bentuk teori pendidikan yang dihasilkan melalui
riset, baik kuantitatif maupun kualitatif.
Filsafat
Ilmu Pendidikan oleh Victor F. Lenzen dalam Philosophy of Science yang
di muat dalam Living Scools of Philosophy lebih rinci lagi
dibedakan dalam empat macam yaitu: Ontology, Epistimologi, Metode Ilmu
Pendidikan dan Aksiologi Ilmu Pendidikan.
Apabila
ditinjau dari filsafat Pendidikan sebagai Filsafat Khusus maka Filsafat Ilmu
Pendidikan merupakan bagian dari Filsafat Pendidikan yang menyelidiki
pendidikan sebagai Ilmu.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Filsafat
pendidkikan merupakan ilmu yang pada hakekatnya menjawab dari pertanyaan-pertanyaan
yang timbul dalam lapangan pendidkan.
Filsafat
dengan Pendidikan sangat erat kaitannya, dimana filsafat mencoba merumuskan
tentang citra tentang manusia dan masyarakat, sedangkan pendidkan berusaha
mewujudkan citra tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Hamzah B. Uno, dkk. 2004. Landasan
Pembelajaran, Teori dan Praktik, Gorontalo: Nurul Hidayah.
Imam Barnadib. 2002. Filsafat Pendidikan, Yogyakarta:
Adi Cita Karya Nusa.
Jujun Suriasumantri. 2001.
“Tentang Hakekat Ilmu: Sebuah Pengantar Redaksi.” Dalam Jujun (ed.,) Ilmu
Dalam Perspektif. Jakarta :Yayasan Obor Indonesia.
Sadulloh, Uyoh. 2015. Pengenatar Filsafat
Pendidikan. Bandung: ALFABETA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar