Minggu, 24 Mei 2020

MAKALAH FILSAFAT PENDIDIKAN (Pengertian, Objek dan Status)


BAB I
PENDAHULUAN 
A.    Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya pendidikan, problem-problem pendidikanpun bermunculan. Ilmu pendidikan bertanggung jawab untuk memecahkan problem-problem tersebut, untuk itu tidaklah ringan tanggung jawab yang diembanya karena begitu komplek problem yang ada di dunia pendidikan. Tak jarang persoalan ilmu pendidikan harus dipecahkan oleh pihak lain. Manakala problem pendidikan memasuki lingkaran yang substansial atau filosofis kiranya ilmu pendidikan menyerahkan garapan itu pada filsafat pendidikan.

B.     Rumusan Masalah
1.      Pengertian Filsafat Pendidikan
2.      Objek dan Status filsafat Ilmu Pendidikan




BAB II
PEMBAHASAN

Filsafat Pendidiakn Menurut Al-Syaibany dalam Sadulloh (2015:71) adalah: “Pelaksanaan pandangan falsafah dan kaidah falsafah dalam bidang pendidiakn. Filsafat itu mencerminkan satu segi dari segi pelaksanaan falsafah umum yang menitik beratkan kepada pelaksaan prinsip-prinsip dan kepercayaan-kepercayaan yang menjadi dasar falsafah umum dalam menyelesaikan masalah-masalah pendidikan secara praktis”.
Apabila dilihat dari sudut karakteristik objeknya, filsafat dapat  dikelompokkan menjadi dua yaitu: Filsafat Umum dan Filsafat Khusus.
1.      Filsafat Umum atau Filsafat Murni objeknya adalah kenyataan keseluruhan segala sesuatu;
a.       Metafisika ( Ontology, Kosmologi, Humanologi,dan Teologi)
b.      Epistemologi
c.       Logika (Induksi dan deduksi)
d.      Aksiologi ( Etika dan Estetika)
2.      Filsafat Khusus atau filsafat Terapan mempunyai objek kenyataan salah satu aspek kehidupan manusia yang penting, antara lain sebagai berikut:
a.       Filsafat Hukum
b.      Filsafat Sejarah
c.       Filsafat Seni
d.      Filsafat Moral
e.       Filsafat social
f.        Filsafat Olahraga
g.      Filsafat Religi
h.      Filsafat Logika
i.        Filsafat Ilmu
j.        Filsafat Pendidikan, yang menyelidiki hakikat pelaksanaan pendidikan yang bersangkut paut dengan tujuan, latar belakang, cara, dan hasilnya, serta hakikat ilmu pendidikan, yang bersangkut paut dengan analisis kritis terhadap struktur dan kegunannya. (B. Othanel Smith, Philosophy of Education, Encyclopedia of Educational Research:957-963)

Filsafat pendidikan merupakan aplikasi filsafat dalam pendidikan. Pendidikan membutuhkan filsafat karena masalah-masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan yang dibatasi pengalaman, tetapi masalah-masalah yang lebih luas, lebih dalam, serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta pendidikan, dan tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh sains pendidikan (Kneller, 1971)dalam Agus Marsidi (2008). 

B.     Objek dan Status filsafat Ilmu Pendidikan
Pendidikan kehidupan manusia dapat dibedakan dalam dua macam:
1.      Praktek pendidikan
2.      Ilmu Pendidikan sebagai salah satu bentuk teori pendidikan.

Ditinjau dari bentuk tampilan Pendidikan, Filsafat Pendidikan dalam arti luas yaitu :

1.      Filsafat Praktek Pendidikan adalah analisis kritis dan komprehensif tentang bagaimana seharusnya pendidikan diselenggarakan dan  dilaksanakan dalam kehidupan manusia, serta dapat dibedakan :
a.       Filsafat Proses Pendidikan ( biasanya hanya disebut Filsafat Pendidikan) adalah analisis kritis dan komprehensif tentang bagaimana seharusnya kegiatan dilaksanakan dalam kehidupan manusia. Biasanya membahas tiga masalah pokok, yaitu :
1)      Apakah sebenarnya pendidikan itu
2)      Apakah tujuan penddikan itu
3)      Dengan cara apakah tujuan pendidikan dapat dicapai, (Henderson; 1959:27 dalam Redja 2006:5)

b.      Filsafat Sosial Pendidikan, ( dalam Redja 2006:6) dikemukakan oleh T.W. Moore dalam Philosophy of Education yang dibataskan sebagai pembahasan hubungan antara penataan masyarakat manusia dengan pendidikan. Dan mengemukakan tiga masalah pokok yaitu :
1)      Hakekat kesamaan manusia dan pendidkan
2)      Hakekat kemerdekaan dan pendidikan
3)      Hakekat demokrasi dan pendidikan.

Thomas Hobbes membatasi membatasi filsafat sosial sebagai suatu teori umum tentang masyarkat manusia. Sementara Robert N. Beck dalam Hand Book in Social Philosophy (1979), menyatakan bahwa Filsafat Sosiol berkenaan dengan prinsip-prinsip yang mendasari proses-proses sosial, baik dalam arti nyata maupun ideal. Bertitik tolak dari batasan tersebut Beck merumuskan enam masalah pokok dalam Filsafat Sosial yaitu hakikat;
a.       Hubungan manusia dengan masyarakat
b.      Nilai-nilai sosial dan politik
c.       Negara, kekuatan dan kekuasaan
d.      Hukum dan hak
e.       Kewajiban politik dan
f.        Cita-cita keadilan.


2.    Filsafat Ilmu Pendidikan
Istilah Filsafat Ilmu Pendidikan ( Redja R, 2006:6) (Philosophy of Educational Csience) ditemukan dalam karangan B. Othanel Smith, Philosophy of educational dalam pembahasan tentang Philosophy Investigation: Conclitions and Issues yang terdapat dalam Encyclopedia of Educational Research (h:962). Menurut Smith studi filosofis tentang ilmu pendidikan baru merupakan tingkat permulaan yang diawali deng an analisis kritis terhadap konsep-konsep psikologi pendidikan. Secara lebih konseptual, Filsafat Ilmu Pendidikan dibatasi sebagai analisis krisis komprehensif tentang pendidikan sebagai salah satu bentuk teori pendidikan yang dihasilkan melalui riset, baik kuantitatif maupun kualitatif.
Filsafat Ilmu Pendidikan oleh Victor F. Lenzen dalam Philosophy of Science yang di muat dalam Living Scools of Philosophy lebih rinci lagi dibedakan dalam empat macam yaitu: Ontology, Epistimologi, Metode Ilmu Pendidikan dan Aksiologi Ilmu Pendidikan.
Apabila ditinjau dari filsafat Pendidikan sebagai Filsafat Khusus maka Filsafat Ilmu Pendidikan merupakan bagian dari Filsafat Pendidikan yang menyelidiki pendidikan sebagai Ilmu.








BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Filsafat pendidkikan merupakan ilmu yang pada hakekatnya menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam lapangan pendidkan.
Filsafat dengan Pendidikan sangat erat kaitannya, dimana filsafat mencoba merumuskan tentang citra tentang manusia dan masyarakat, sedangkan pendidkan berusaha mewujudkan citra tersebut.








DAFTAR PUSTAKA

Hamzah B. Uno, dkk. 2004. Landasan Pembelajaran, Teori dan Praktik,  Gorontalo: Nurul Hidayah.
Imam Barnadib. 2002. Filsafat Pendidikan, Yogyakarta: Adi Cita Karya Nusa.
Jujun Suriasumantri. 2001. “Tentang Hakekat Ilmu: Sebuah Pengantar Redaksi.” Dalam Jujun (ed.,) Ilmu Dalam Perspektif. Jakarta :Yayasan Obor Indonesia.
Sadulloh, Uyoh. 2015. Pengenatar Filsafat Pendidikan. Bandung: ALFABETA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAPORAN KKL ( KULIAH KERJA LAPANGAN ) FAI UNIAT (Universitas Islam Attahiriyah)

https://drive.google.com/folderview?id=1QsYXAAC12ZFAC3ZtvdvvHF_AnsawW8n5